Sabtu, 14 Juni 2014

Question of life.

How old would you be if you didn’t know how old you are?

Mungkin sekitar 20an kali ya. Karena menurut beberapa orang,gue adalah tipe orang yang berpikirnya panjang ke depan. Gue kutip dari salah satu temen gue--shofi--contoh dalam bidang percintaan heyya,"lo kayaknya kalo pacaran langsung serius langsung nikah deh lud" 

Which is worse, failing or never trying?

Tergantung dalam kondisi apa. Ada kondisi dimana, gue harus mencoba walaupun gagal. Karena dengan mencoba, gue jadi tau.
Tapi ada kondisi dimana, gue ga seharusnya tau.jadi gaperlu mencoba.

If life is so short, why do we do so many things we don’t like and like so many things we don’t do?

Oke kalo pertanyaan yang kenapa kalo lo gasuka sesuatu,tapi lo malah melakukan.ini gue ambil konteks sekolah ya. Gue HARUS sekolah, walaupun gue gasuka. Arti gasuka tuh gini,gue juga harus mempelajari suatu pelajaran yang sangat gue gasuka,dan wajib hadir. Bahasa kerennya,lo sekolah tuh rutinitas, bukan dari hati. Lalu,kenapa gue harus sekolah padahal jelas-jelas gue gasuka? Karena gue butuh. "Butuh" dalam konteks ini,diartikan sesuai keyakinan lo lo aja sih.

Dan kenapa kita juga menyukai sesuatu tapi ga kita lakukan? Dalam konteks ini,musik dan konser ya. Gue suka musik,siapa yang gasuka musik? Biasanya kalo suka sama suatu lagu/genre, lo juga bakal mengidolakan penyanyinya. Nah,si musisi ini kan pasti pernah lah ya bikin konser atau acara musik. Tapi untuk gue, gue sangat jarang bahkan yah setahun dua kali doang mungkin meluangkan waktu buat nonton pertunjukan musik. Kenapa? Karena hidup kita gacuman berputar di sini,bung. Kita punya kegiatan dan hidup yang lain kan?


What is the one thing you’d most like to change about the world?

Manusianya. Manusia zaman sekarang gila semua. Gausah dijelasin, coba aja lo melihat lebih jauh. Alig alig


If happiness was the national currency, what kind of work would make you rich?

Dokter sih ya tetep. Selain bisa bikin lo berpenghasilan (amin), pekerjaan ini mulia, dan buat nempuh jadi "bu dokter" perjuangannya sadis. Dan menurut gue juga, pekerjaan apa aja kalo dikerjain dengan ikhlas dan seneng, pasti bisa bikin lo kaya kok wakaka


Are you doing what you believe in, or are you settling for what you are doing?

Gue melakukan apa yang gue percaya. Ambil contoh konteks pertemanan ya. Gue mempercayai, kalo lo menanam bibit yang baik,buahnya pun baik. & gue adalah karma believer. Jadi baik ke semua orang itu wajib. Kalo ada yang gasuka, tinggal nunggu aja karma ngetok pintu rumah lo dan ngasih hadiah :)

If the average human life span was 40 years, how would you live your life differently?

Menurut gue, semua orang menjalani hidupnya tuh udah berbeda beda sih. Dan udah takdir juga, jd tinggal dijalanin aja. Yang penting, manfaatin dan jangan sampe nyesel!


Are you more worried about doing things right, or doing the right things?

Gimana ya, tergantung sikon juga sih. "Doing things right" berlaku pas ujian kali ya. Kerja sama dengan teman saat ujian itu salah menurut guru, tapi menurut murid itu benar.dan kami melakukannya juga untuk dapet nilai yang bagus. Yah udahlah gausah berdebat, mungkin 90% orang didunia ini pernah nyontek hehe

Doing the right things sih gausah ditanya. Emang wajib kan.. Contohnya kalo tangan kotor jangan langsung makan,cuci tangan dulu. Berdoa dulu. Simpel


You’re having lunch with three people you respect and admire.  They all start criticizing a close friend of yours, not knowing she is your friend.  The criticism is distasteful and unjustified.  What do you do?

WAH WAH GUE PERNAH NGALAMIN NIH! MANTAB! Pas denger sih pasti panas ya,ya wajar sih,"close friend" menurut gue adalah keluarga. Dan gue gasuka keluarga gue dihina. Mungkin didepan orang yg ngomongin keluarga gue itu,gue bakal bertidak gatau apa apa.

TAPI DIBALIK ITU SEMUA... Liat, gaselamet rumah lu. Wakakaka intinya jelas, gue gasuka keluarga gue diinjak dan dibackstab didepan muka gue. 


Would you break the law to save a loved one? 

Yes, i would. Kalo kata temen gue juga nih,"peraturan dibuat untuk dilanggar" dan orang yang gue sayang adalah orang yang terpenting di hidup gue. Jadi...bisa tau sendiri kan kesimpulannya :)

What’s something you know you do differently than most people?

Cara berfikir. Cara berfikir didalam konteks yang sesuai usia gue ya. Disaat para remaja banyak yang menghabiskan untuk bersenang2,lebih ke foya foya pacaran dan lainnya, gue lebih memikirkan 3 tahun lagi mungkin. Apa yang akan terjadi di gue. 

What one thing have you not done that you really want to do?  What’s holding you back?
Are you holding onto something you need to let go of?

3 pertanyaan diatas jujur aja waktu gue baca bikin gue hening. 
Gue pernah menyayangi seseorang,lalu salah paham,lalu dia pergi.gatau kemana. Gue nungguin dia selama 3 tahun lebih, berharap dipertemukan buat ngomong yang gasempet gue bilang, pengen mengulang momen momen yang bisa bikin gue deg degan, senyum sendiri, nungguin seseorang itu buat lewat dihadapan gue. Tapi apa daya,
I let him go..

If you had to move to a state or country besides the one you currently live in, where would you move and why?

Surabaya dan Paris mungkin. 
Kota yang selalu bikin gue jatuh cinta. Dengan segala isinya :)

Do you push the elevator button more than once?  Do you really believe it makes the elevator faster?

Bukan di lift sih,tapi di hape. Kalo lagi ilang sinyal,gue suka sarap hp gue kocok kocok berharap menambahkan bar signal, tapi apa daya..kasih taksampai :(


Why are you, you?

Pertanyaan macam apalah.. Tanyakan tuhan,ayah,dan ibuku.

Have you been the kind of friend you want as a friend?

Sangatlah tidak. Gue teman yang jahat. Yang tidak pernah mengerti teman. Useless. Membuat semua orang yang berteman sama gue jadi ilfeel dan menjauh dan gamau temenan sama gue. Percayalah..

What are you most grateful for?

My life. My breath. God.

Would you rather lose all of your old memories, or never be able to make new ones?

Neved be able to make new ones. Karena memori buat gue adalah segalanya. Buat gue bisa bangun dari jatuh, bahagia dari sedih, senyum dari duka. Dan belajar untuk tidak jatuh ditempat yang sama

What is your happiest childhood memory?  What makes it so special?

Masa kecil dimana gue bisa ketawa dan menghabiskan dengan orang yang gue sayang dan support gue. karena, disaat gue bertambah dewasa, orang yang gue sayang lama lama berkurang. Dan tawa lama lama pudar... 

At what time in your recent past have you felt most passionate and alive?

Mungkin pas study tour sama labsproject bareng ze kali ya❤️ Kerasa banget campur aduk perasaannya. 


Have you ever been with someone, said nothing, and walked away feeling like you just had the best conversation ever?

Vania Olivine Danarilia.

Why do religions that support love cause so many wars?

Tidak pernah ada agama yang menyebabkan perang. Hanya manusianya saja yang menyalah artikan arti cinta yang diajarkan oleh agama.


Do you feel like you’ve lived this day a hundred times before?

Sering banget. Dejavu. 
Terutama For him, EML 05-07. Rest in peace,calon arsitektur,'98. Saya gapernah ketemu kamu, tapi saya selalu ngerasa kita pernah ketemu. Lucu ya

What is the difference between being alive and truly living?

Kalo gue nih, being alive itu saat lo abis boker. Saat lo abis bangkit dari sakit atau setres. Abis makan enak. Abis hangout.
Truly living,when u spent ur time with someone you love. And do anything you love.

If we learn from our mistakes, why are we always so afraid to make a mistake?

Karena pada dasarnya,semua manusia itu perfeksionis dan egois. Simpel

"Don't cry because it's over, smile because it happened" - Dr. Seuss